Linda, Sosok Dibalik Pelayanan STOQO untuk Ribuan Customer

thumbnail

Setiap perusahaan memerlukan orang-orang yang memiliki motivasi dan prinsip yang kuat. Hal tersebut akan membuat kultur yang baik dalam perusahaan. Contohnya Alibaba, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok ini dapat menjadi besar berkat kultur perusahaan yang baik yang disebabkan oleh motivasi yang kuat dari founder maupun jajaran karyawannya.

Stoqo sebagai perusahaan startup juga dapat terus berkembang berkat orang-orang di dalamnya yang memiliki prinsip dan motivasi yang kuat.

Kali ini kami akan menceritakan kisah Linda, Customer Experience Supervisor Stoqo. Ia telah bergabung sejak Stoqo masih melakukan kegiatannya di ruang apartemen yang kecil dan dengan tim yang masih beranggotakan 8 orang. Ia merupakan sosok penting dan punya banyak andil dalam perkembangan Stoqo sejak awal berdiri.

Awal bergabung dengan Stoqo

linda-sosok-dibalik-pelayanan-stoqo-untuk-ribuan-customer-01

Linda Nosalia (foto: dokumentasi pribadi)

Linda Nosalia, wanita asal Batam ini memiliki latar belakang pendidikan di bidang public relations. Sebelumnya ia pernah bekerja sebagai staff public relations di salah satu hotel di Jakarta. Kemudian, Linda justru tertarik untuk masuk ke dalam dunia startup dengan harapan akan mendapatkan banyak pelajaran mengenai bagaimana sebuah bisnis dapat berkembang.

Linda tertarik dengan konsep bisnis Stoqo yang belum pernah ada di Indonesia. Apalagi dengan latar belakang public relations, ia merasa tertantang untuk berinteraksi dengan banyak customer. Perkataan Aswin (CEO dan co-founder Stoqo) mengenai visi Stoqo sebagai perusahaan yang akan berguna bagi banyak orang di Indonesia memantapkan keyakinan Linda untuk bergabung.

baca juga:

Pada saat bergabung, Linda memiliki tugas mencari dan meeting dengan customer untuk memperkenalkan aplikasi Stoqo. Hingga sekarang Linda mantap memutuskan untuk fokus kepada customer retention dan menjaga relationship dengan customer.

Mengedukasi, hingga pernah digoda customer

Sebagai orang yang menjadi ujung tombak interaksi dengan customer, banyak kejadian unik yang Linda alami. Mulai dari customer yang marah-marah, customer yang tidak mengerti penggunaan teknologi, hingga pernah digoda oleh customer yang genit. Semua ia hadapi secara profesional.

Bagi Linda, tantangan terbesar adalah mengedukasi customer untuk menggunakan aplikasi Stoqo. Hal ini sering terjadi mengingat Stoqo sebagai aplikasi B2B (business-to-business) untuk usaha kuliner terbilang masih baru dan ingin merubah kebiasaan pembelian bahan pokok ke cara yang lebih modern.

Prinsip untuk fokus pada kepuasan customer

Prinsip yang selalu dipegang oleh Linda adalah jangan pernah memanjakan customer, melainkan mengedukasi agar mereka dapat menjadi mandiri. Bahkan seringkali Linda harus mendatangi customer secara langsung untuk menjelaskan kembali cara penggunaan aplikasi Stoqo.

Usaha Linda tidaklah sia-sia. Kini Linda yang menjabat sebagai Customer Experience Supervisor, bersama anggota tim Stoqo lainnya dapat melayani ribuan customer yang memiliki perilaku berbeda-beda dengan tetap mempertahankan prinsip ramah serta profesional.

Stoqo sebagai tempat mengembangkan diri

linda-sosok-dibalik-pelayanan-stoqo-untuk-ribuan-customer-02

Bekerja di Stoqo memberikan banyak pelajaran berharga untuk Linda. Ia merasa sangat cocok dengan nilai-nilai yang dibawa oleh Stoqo, yaitu growth, ownership, dan integrity. Menurutnya Stoqo memberikan kesempatan bagi anggotanya untuk mencapai personal goal, tidak hanya untuk menyelesaikan tugas pekerjaan.

Setiap kesalahan dijadikan sebagai pembelajaran agar dapat terus berkembang. Ia yakin, nilai-nilai seperti ini  dapat lebih banyak menumbuhkan orang-orang Indonesia dengan prinsip dan integritas yang kuat. “There are always chances for you to learn, It depends on whether you want it or not,” ungkap wanita lulusan London School of Public Relation ini.

Tak berhenti belajar

Linda bersyukur dapat bertemu dengan Aswin dan Natasha (Head of People & Marketing Stoqo) karena begitu banyak hal yang ia pelajari di Stoqo. Ia juga merasa dirinya beserta tim Stoqo lainnya sudah memberi banyak manfaat untuk membantu para pelaku bisnis kuliner.

baca juga:

“Bagi aku Stoqo is a “Life” dimana aku mendapat pembelajaran hidup dengan bertemu banyak orang yang memiliki pola pikir dari sudut pandang yang berbeda, sehingga merubah mindset aku yang dulu.

Aku juga mendapatkan tantangan pekerjaan yang memberikan aku banyak skill baru sehingga merubah diri aku menjadi seorang wanita yang lebih strong untuk menghadapi tantangan yang lebih besar lagi kedepannya.” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Solusi Mudah Kebutuhan Bisnis Kuliner

Bahan pokok bisnis kuliner dalam 1 aplikasi. Dengan pelayanan terbaik, juga pesanan diantar. Download STOQO di Playstore goo.gl/d3L2YR

Dipost Oleh

Kontributor

06 Sep 2018