7 Hal yang Harus Diperhatikan Buat Anda yang Ingin Mulai Bisnis Kuliner

thumbnail

Bisnis yang berbasis kuliner tengah moncer saat ini. Hal Ini didukung oleh konsumsi masyarakat kelas menengah-atas yang kian menguat. Bahkan menurut data Badan Pusat Statistik, industri makanan dan minuman (mamin) di Indonesia tumbuh 8,67% atau naik dari realisasi 6,48% di kuartal II-2017. Cukup signifikan bukan?

baca juga:

Tak heran bila banyak orang yang tertarik mencoba peluang usaha baru dengan membuka bisnis kuliner. Agar sukses dan berhasil dalam bisnis ini, STOQO sudah merangkum, setidaknya ada 7 hal yang harus diperhatikan dalam membuka bisnis kuliner. Simak!

1. Modal Usaha

Modal usaha adalah salah satu hal penting saat membuka bisnis. Tak perlu khawatir kalau Teman Stoqo memiliki modal yang mepet. Salah satunya adalah mencari rekanan yang bisa diajak kerja sama, atau meminjam kepada kerabat, orang tua, atau keluarga.

2. Lokasi dan Segmentasi

Saat merintis bisnis apa pun, Teman Stoqo harus menetapkan target spesifik yang ingin disasar. Termasuk halnya dalam bisnis kuliner. Bila Teman Stoqo ingin bisnis kuliner banyak dikunjungi oleh anak muda, maka buat konsep dan lokasi yang sesuai dengan apa yang sedang disukai oleh anak muda zaman sekarang.

Selain itu, cari juga lokasi yang dengan keseharian target sasaran. Pilihannya bisa dekat kampus, mall atau tempat nongkrong anak muda. Kalau modal terbatas, Teman Stoqo bisa memanfaatkan garasi rumah Teman Stoqo atau mobil alias food truck yang justru menguntungkan agar Teman Stoqo bisa berjualan secara mobile.

3. Menu Andalan yang Kekinian

Namanya saja bisnis kuliner, produk utamanya ya makanan dan minuman. Nah, ada baiknya sebelum memulai usaha Teman Stoqo melakukan riset tentang menu yang beredar dan sedang hits di pasar. Lalu pilihlah menu yang unik dan belum banyak dijual untuk mengurangi tingkat persaingan. Tapi, pastikan pilihan menu tersebut sesuai dengan target pasar atau konsumen bisnis Teman Stoqo ya. Terlebih kalau Teman Stoqo menyasar para pengguna media sosial, pastikan kemasan, cara penyajian serta rasa yang menarik untuk menarik mereka datang dan membagikan review atau cerita tentang bisnis Teman Stoqo.

4. Menentukan Harga Jual yang Ideal

Yang tidak kalah penting saat akan memulai bisnis kuliner adalah menentukan harga jual. Lokasi dan bahan baku menjadi faktor yang akan berpengaruh terhadap penentuan harga. Pastikan jangan sampai salah dalam menentukan harga. Teman Stoqo bisa melakukan perbandingan dengan penjual lain yang sudah eksis untuk membantu Teman Stoqo dalam menentukan harga.

Cara lainnya adalah dengan melihat besaran rata-rata harga produk serupa dari bisnis lain di sekeliling untuk mengukur tingkat daya beli konsumen. Salah penentuan terhadap harga bisa berbahaya bagi bisnis Teman Stoqo. Dengan harga yang terlalu tinggi akan menekan daya beli dan minat konsumen sedangkan harga terlalu rendah mungkin akan meningkatkan minat konsumen akan tetapi biaya produksi menjadi lebih besar daripada pendapatan.

5. Promosi yang Tepat dan Efektif

Dalam bisnis apapun pasti akan membutuhkan promosi. Termasuk juga bisnis kuliner. Walaupun memiliki lokasi di tempat yang ramai dan strategis bukan berarti Teman Stoqo tidak membutuhkan promosi untuk mendatangkan daya tarik konsumen. Dengan banyaknya pesaing, tentu akan membuat konsumen bingung dalam menentukan pilihan. Oleh sebab itu, promosi yang tepat dan efektif adalah hal yang wajib dilakukan bagi pebisnis kuliner. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai cara yang murah dan efektif.

Contohnya dengan memberikan promosi buy one get one atau free drink bagi pembelian paket tertentu atau promosi diskon dengan kartu kredit dan masih banyak trik lainnya yang menarik konsumen untuk datang dan mencicipi produk Teman Stoqo. Selain itu, word of mouth marketing juga masih menjadi andalan promosi usaha hingga saat ini. Kalau Teman Stoqo berhasil memenangkan hati konsumen, nantinya mereka pun bisa menjadi pelanggan setia bisnis kuliner.

6. Perizinan Usaha

Bisnis yang baik adalah bisnis yang taat akan peraturan dan perizinan. Nah demi keamanan dan kenyamanan bisnis Teman Stoqo, pastikan untuk mengurus surat izin usaha dari instansi pemerintahan atau pihak berwenang setempat. Kalau bisnis semakin berkembang dan besar, tak ada salahnya Teman Stoqo mengurus Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP) bagi bisnis, mengurus perizinan ke Kementerian Kesehatan, bahkan sertifikasi halal untuk semua produk usaha Teman Stoqo ke Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dengan izin usaha yang jelas, bisnis Teman Stoqo pun akan dianggap lebih kredibel oleh konsumen.

7. Kembangkan Pengetahuan dan Keahlian

Sebenarnya ini berlaku bagi semua bisnis. Tapi untuk bisnis kuliner, hal ini menjadi penting karena bisnis ini erat hubungannya dengan cita rasa yang membutuhkan pengetahuan dan keahlian dalam meramu bumbu masakan. Selain itu, inovasi juga dibutuhkan untuk dapat memenangkan persaingan dengan kompetitor. Lalu, bagaimana caranya? Teman Stoqo bisa banyak membaca referensi, buku-buku resep masakan dan mengikuti cooking class. Dari situlah Teman Stoqo akan menemukan hal-hal baru dan inovasi-inovasi menu makanan yang mudah dijual.

baca juga:

Tak kalah penting dari ketujuh hal tersebut di atas adalah tekad yang bulat dan ketekunan. Kedua hal tersebut menjadi modal utama dalam berbisnis, terutama berbisnis kuliner. Pastikan tekad kuat dan jangan sampai mudah menyerah dalam menghadapi kesulitan.

Salam semangat!

Solusi Mudah Kebutuhan Bisnis Kuliner

Bahan pokok bisnis kuliner dalam 1 aplikasi. Dengan pelayanan terbaik, juga pesanan diantar. Download STOQO di Playstore goo.gl/d3L2YR

Dipost Oleh

Kontributor

22 Nov 2018