Pilihan Susu Terbaik Untuk Tampilan Kue yang Menarik

thumbnail

Porsi susu sebagai bagian dari resep kue sering diremehkan sebagai bahan yang tidak terlalu penting. Nyatanya, susu mempunyai peran penting dalam menentukan karakter dari kue. Terdapat berbagai macam susu yang dapat dijadikan bahan dasar pembuatan kue, mulai dari: susu pasteurisasi, susu mentega dan krim asam.

Ketiga jenis bahan tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing – masing. Berdasarkan karakter dari bahan cair susu, kue yang dihasilkan akan mempunyai tekstur dan rasa berbeda berdasarkan tingkat keasaman dan lemak. Agar kue yang dihasilkan menarik tanpa meninggalkan rasa, simak tipe susu terbaik untuk membuat kue bagi bisnis teman STOQO.

baca juga:

Susu Pasteurisasi vs Susu Mentega vs Krim Asam

Susu mentega (buttermilk) dan krim asam (sour cream) sama – sama melalui proses fermentasi yang sama dengan bakteri yang berbeda. Bagaimanapun krim asam mempunyai konsentrasi air yang jauh lebih sedikit daripada susu mentega. Berbeda dengan produk turunannya, susu pasteurisasi adalah susu yang melalui proses pemanasan hingga 60 derajat Celsius selama lebih kurang 30 menit.

1. Susu Pasteurisasi

Bagaimana susu mempengaruhi bentuk kue yang dihasilkan?

Tingkat keasaman pada susu adalah faktor penting dalam adonan kue. Penggunaan susu pasteurisasi akan menghasilkan warna yang lebih gelap dan tekstur kasar.  Tekstur tersebut terbentuk karena tingkat keasaman susu yang rendah. Selain itu, rasa yang dihasilkan akan lebih tawar karena sifat susu pasteurisasi mempunyai rasa lembut.

Cara penggunaan susu juga berpengaruh pada struktur kue yang dihasilkan. Contohnya, jika teman STOQO ingin membuat kue kering, hasilnya akan lebih baik jika susu dalam keadaan dingin. Suhu dingin di sini adalah rahasia dalam membentuk tekstur yang renyah dan remah yang halus.

Sedangkan untuk pembuatan roti atau kue dengan pengembang, disarankan agar bahan-bahan seperti susu dalam keadaan hangat. Temperatur hangat ini akan membantu proses pengembangan kue dengan baik.

2. Susu Mentega

Kue dengan susu mentega mempunyai tekstur yang lebih ringan dan remah yang lembut. Menariknya, kue dengan susu mentega mempunyai kadar lemak yang sangat rendah. Jika dilihat, kue akan terlihat seperti lembap dan mempunyai kelebihan pada rasa yang dihasilkan.

Susu mentega sangat popular penggunaannya di dunia baking. Selain tingkat keasaman dan lemak lebih dari susu pasteurisasi, susu mentega memberikan tekstur dan rasa yang lebih baik. Hanya saja, teman STOQO harus menambahkan baking soda agar kue atau biskuit mengembang dengan sempurna.

3. Krim Asam

Jika krim asam merupakan pilihan teman STOQO, maka kue yang dihasilkan akan mempunyai tekstur yang bagus dengan remah yang sangat lembut. Krim asam mempunyai keasaman dan lemak yang cukup untuk membentuk kue yang bagus. Kombinasi ini merupakan poin penting bagi pebisnis kuliner.

Krim asam memberikan tekstur yang ringan dan lembap di saat yang bersamaan. Rasa yang diberikan juga tidak kalah dari kue dengan susu mentega. Kue dengan krim asam akan menghasilkan kue yang bersifat kering seperti kue spons. Dengan krim asam, kue akan mengembang lebih datar daripada susu mentega dan susu pasteurisasi.

Tingkat keasaman dan lemak dari susu bisa memberikan pengaruh yang besar pada hasil pembuatan kue. Untuk bisnis kuliner, tampilan adalah hal pertama yang memikat pelanggan. Dibandingkan susu pasteurisasi, susu mentega dan krim asam memberikan keseimbangan yang cantik antara keasaman dan lemak  yang menghasilkan kue dengan rasa enak dengan tekstur yang lembut.

baca juga:

Itulah pilihan susu yang sering digunakan pada pembuatan kue. Semoga dapat menjadi inspirasi.

Solusi Mudah Kebutuhan Bisnis Kuliner

Bahan pokok bisnis kuliner dalam 1 aplikasi. Dengan pelayanan terbaik, juga pesanan diantar. Download STOQO di Playstore goo.gl/d3L2YR

 

Dipost Oleh

Kontributor

13 Dec 2018